Selasa, 13 Februari 2018

Teruntuk Player Basket Favorit Saya

0 komentar

Pukul sembilan malam. Aku menyudahi aktivitas harianku sebagai reporter di media massa. Lelah, jangan ditanya. Untuk mengobatinya, seperti biasa lagu-lagu mengalun indah di telinga, menemani perjalanan pulangku. Ah, jalanan depan Royal Plaza selalu macet! Menghindari sebal, aku memilih fokus pada lagu. Kupejamkan mata saat mendengar penggalan lirik yang datang tiba-tiba itu.

"Belajar melepaskan dirinya,
Walau setengahku bersamanya..."

Fourtwnty

Magis, lirik itu menggambarkan kondisiku saat ini. Aku akan bercerita tentang semuanya. Iya, duduklah manis, kawan. Atau boleh sembari bergelung santai di atas tempat tidur. Senyamanmu, sebahagiamu.

Pada awalnya, aku tak pernah mengira kalau akan terlibat sedemikian dalam dengan event basket (yang sebentar lagi akan selesai). I used to think that this is only a part of job, dan kalau selesai, yaudah. Kelar. Bahkan, sempat timbul rasa hopeless, lelah dan ingin cepat-cepat menyudahi semua ini. Pernah merasa sangat ingin berteriak, "Ayolah, lekas selesai. Biarkan hidupku kembali normal."

Tapi, hal itu berubah beberapa hari lalu. Kurang dari seminggu, bahkan. Seingatku, semuanya dimulai sejak babak 16 besar. Naskahku selesai dikirim, ketegangan menjadi sedikit berkurang. Mataku berkeliaran mencari sesuatu yang 'enak dilihat'. Dan terdamparlah pandangku pada player bernomor punggung 6 dari suatu sekolah negeri. Menarik.
 

Goresan Pena Nena Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template