Tampilkan postingan dengan label Urusan Birokrasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Urusan Birokrasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Januari 2017

Mengganti KTM (Mandiri Syariah) UNAIR yang Rusak

0 komentar
Dua tahun sudah aku jadi mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR). Dua tahun juga, KTM atau kartu tanda mahasiswa setia menemaniku. Entah untuk ke perpus, ujian, atau ambil uang. Yaps, keistimewaan KTM UNAIR adalah KTM itu jadi satu dengan  rekening kita. Ibaratnya, KTM sekaligus kartu ATM. Entah sudah berapa ratus transaksi kulakukan dengan KTM itu.
            Nah, sekitar bulan Desember 2016, mulai ada masalah dengan KTM-ku. Agak sulit dimasukkan ke mesin ATM, seringkali muncul tulisan “apakah kartu anda sudah dimasukkan dengan benar?” di layar mesin ATM. Aku yakin itu karena kondisinya yang sudah bulukan (hologram hitamnya mulai pudar dan plastik pembungkusnya mulai mencuat kesana-sini), alias sudah rusak kondisi fisiknya. Namun, masih bisa dipakai, hingga kemarin (20/1/2017), sudah benar-benar gak bisa, walau ku coba ke mesin ATM hingga 5 kali lebih.

Jumat, 13 November 2015

Akhirnya LULUS Ujian SIM C!!!

2 komentar


Sabtu pagi (7/11) kemarin, aku memutuskan untuk balik ke Satpas Colombo buat ngulang ujian praktek yang ke-tiga kalinya. Mager banget aslinya, apalagi abis baca di random blog kalau yang ngurus SIM di hari sabtu jumlahnya lebih membludak dibanding hari biasa. Huah. Tapi aku harus tetep berangkat. Udah satu bulan lebih ditunda, men!
Jadi, aku berangkat.       

Sabtu, 29 Agustus 2015

Ngurus SIM C di Satpas Colombo – “Berkah” Track 3 [PART 3]

13 komentar
Hi there. Balik lagi nih di postingan yang sepertinya gak selesai-selesai hehe. Ngurus SIM C. Yak. Setelah minggu lalu ujian praktek dengan insiden berhenti ditengah-tengah [baca di SINI], remidi (lagi) dan balik 2 minggu kemudian. Jum’at (28/8) ini.
            Aku berangkat jam 10.20 siang. Panas kentang-kentang(?) di bumi Surabaya. Jalanan terik, berdebu, bikin cepat haus. Traffic juga menggila, banyak kemacetan nih. Mungkin karena menjelang Jum’atan. Sampai di Satpas Polrestabes Surabaya (Colombo) jam 11.09. Setelah parkir, langsung menuju ke pos pengamatan praktek SIM C.
            Detak jantung masih tinggi, jadinya aku mengamati dulu mas-mas yang lagi praktek. Sehabisnya, aku langsung bertanya ke petugas yang ada didalam, “Pak, mau ngulang.” kataku.

Rabu, 26 Agustus 2015

Sidang di PN Bangil, Pasuruan – Akibat Gak Ada SIM

0 komentar
Sore ini (26/8) nampaknya biasa saja, tapi tiba-tiba muncul pop-up notifikasi di pesan FB. Dari teman. Berkata bahwa dia baru saja terkena razia dan hendak menjalani sidang. Ia bercerita juga tentang dirinya yang merasa puas telah mempermalukan polisi itu dihadapan publik. Bertukar beberapa pengalaman (dan tips), ingatan samar-samar menarikku ke hari itu. Januari 2015. Awal tahun yang ‘menegangkan’
            Waktu itu, 17 Januari, aku dan sepupuku Zahwa sedang dalam perjalanan hunting foto ke Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan. Lagi libur kuliah, makanya bisa melang-lang buana ke luar kota. Perjalanan ditempuh dalam waktu 2,5 jam. Tiba-tiba, di jalanan dekat sebuah Masjid, di kabupaten Pasuruan, sesuatu menghentikan kami. Polantas yang melambaikan bendera warna putih. Kami (berboncengan) lantas berhenti. Kirain ada orang mau nyebrang.
            Ternyata, kami di razia. 

Rabu, 19 Agustus 2015

Ngurus SIM C di Satpas Colombo - Fail Praktek (PART 2)

2 komentar


Dua minggu berlalu pasca kali pertama aku bertandang untuk mengurus SIM pertamaku, golongan C, (31/7). Sekarang, Jum’at, (14/8), aku kembali untuk remidi ujian teori. Fuh. *heavy breathing. Malam sebelumnya, aku gak belajar sama sekali, mengandalkan apa yang dulu pernah dipelajari. Latihan drama karang taruna nih *curcol. Paginya pun masih ogah-ogahan buka buku. Bangun telat pula.
            Tapi, jam 7 aku sudah ada dijalanan. Sendiri kali ini, gak ditemani ayah. As I always say, first time would never be so easy. Kali kedua, rasa-rasa nervous itu lenyap drastis. Jadi, 07:30 aku sudah di Colombo, memarkirkan motor dan berjalan ke arah loket. Pintu-pintu masih tertutup. Polisi-polisi dan PNS Satpas diberikan pengarahan dan apel pagi. Agenda rutin di hampir semua instansi resmi.

Kamis, 13 Agustus 2015

Ngurus SIM C di Satpas Colombo (PART 1)

5 komentar
Hari Jum’at ini (31/7), aku berencana untuk mengurus SIM C. Yep, setelah berkendara selama bertahun-tahun di jalanan (dari kelas 1 SMP) sampai tembus Malang Selatan (Desember 2014) dan Probolinggo (Bromo) (Juni, 2013) tanpa punya SIM, ditilang 3 kali (di Jl. Basuki Rahmat, Jl. Pacar Keling dan......Pasuruan! Bayangno ditilang di Pasuruan, luar kota mennnn! Sidang pula! Eh, semuanya sidang sih kecuali di Basra, panik, waktu itu masih 2 SMA) akhirnya kuputuskan juga untuk mengurusnya. Bukan apa-apa, aku punya cukup waktu luang di libur kuliah semester 2 ini. Satu bulan lebih beberapa minggu, kiranya cukup, apalagi dengan mengkalkulasikan kegagalannya nanti.
            Sebenarnya, niat ngurus hari Kamis (30/7), tapi hari itu aku benar-benar deg-degan dan don’t know what to do, apalagi setelah baca thread di Kaskus tentang pengalamannya “dipersulit”.
 

Goresan Pena Nena Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template