Dua
tahun sudah aku jadi mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR). Dua tahun juga,
KTM atau kartu tanda mahasiswa setia menemaniku. Entah untuk ke perpus, ujian,
atau ambil uang. Yaps, keistimewaan
KTM UNAIR adalah KTM itu jadi satu dengan rekening kita. Ibaratnya, KTM sekaligus kartu
ATM. Entah sudah berapa ratus transaksi kulakukan dengan KTM itu.
Nah, sekitar bulan Desember 2016,
mulai ada masalah dengan KTM-ku. Agak sulit dimasukkan ke mesin ATM, seringkali
muncul tulisan “apakah kartu anda sudah
dimasukkan dengan benar?” di layar mesin ATM. Aku yakin itu karena
kondisinya yang sudah bulukan
(hologram hitamnya mulai pudar dan plastik pembungkusnya mulai mencuat
kesana-sini), alias sudah rusak kondisi fisiknya. Namun, masih bisa dipakai,
hingga kemarin (20/1/2017), sudah benar-benar gak bisa, walau ku coba ke mesin
ATM hingga 5 kali lebih.













