Tampilkan postingan dengan label Airlangga Photography Society. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Airlangga Photography Society. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Desember 2016

Diklat APS 2016 [Hari Ketiga]

0 komentar
Demi kebijakan organisasi, maka detail-detail kegiatan pagi buta ini sedikit disamarkan. Yang jelas, kami, panitia, melakukan hal-hal yang melelahkan hingga fajar terbit. Keliling dan selalu mobile dari satu tempat ke tempat lain, dan tiap panitia punya tempat serta jobdesk-nya masing-masing. Yang jelas, semua panitia berperan malam ini, dibantu pula dengan senior-senior yang non-panitia serta alumni yang sengaja hadir. Terima kasih untuk kalian semua hehe. Aku ber-partner dengan Fafa dalam satu tempat yang sama, dan berkeliling hingga 7 kali bolak-balik, bahkan lebih. Lelah, sudah jelas. Ngantuk? Jangan tanya lagi.
Burem yha :(
            Akhirnya, langit pun berubah. Dari awalnya gelap dan penuh bintang yang berpendaran, menjadi kebiruan dan terang. Suatu malam yang magis, sunyi dan penuh dengan bintang, sementara indera pendengaran kita dimanjakan dengan suara debur ombak yang tak henti-hentinya menghempas. Magical. Sampai sekarang, masih merindu suara ombak dan malam yang magis itu.

Selasa, 20 Desember 2016

Diklat APS 2016 [Hari Kedua]

0 komentar
Hari ini (Sabtu, 17 Desember), aku cuman tidur satu jam setengah. Apalagi kalau bukan karena nulis live report diklat di blog. Aku terbangun jam 5 pagi, dan beberapa panitia sudah berdiri di depan pintu, saling ngobrol dan bercanda. Aku bergegas bangun, ambil hape dan DSLR milik Shella, lalu berlari ke pantai, tanpa cuci muka, ganti  baju atau mandi. Suara ombak yang berdebur keras membangunkan instingku, aku penasaran sekali pengen tau seperti apa wujud pantainya. Dan aku menemui satu pemandangan menonjol: laut.
Pagi dari Sowan!
            Kalau kondisi sudah terang begini terlihat indah sekali. Mari kita deskripsikan satu persatu. APS tinggal di rumah kayu kecil bercat warna biru muda dan putih, terletak hanya beberapa puluh meter dari bibir pantai. Halamannya berumput hijau segar, dan keluar dari sana ada jalan lebar. Ada tiga percabangan jalan: lurus, kiri atau kanan. Lurus menuju ke ujung tebing yang curam, menghadap langsung ke laut dengan ombaknya yang bergelora. Kiri, adalah dataran berpasir berkombinasi dengan rumput dengan pepohonan lumayan lebat, dan biasa digunakan untuk area camping. Sementara, kanan adalah jalan untuk menuju ke pantai. Jalan resmi, sudah dibikinkan setapak untuk memudahkan pengunjung berjalan-jalan.

Sabtu, 17 Desember 2016

Diklat APS 2016 [Hari Pertama]

0 komentar
Akhirnya... Event yang dinanti-nanti datang juga. Setelah rangkaian kegiatan yang padat berkaitan dengan penerimaan anggota baru APS (UKM Fotografi Universitas Airlangga), seperti PUKM, Magang dan Wawancara, kita sampai di tahap final: DIKLAT. Diklat diadakan pada tanggal 16-18 Desember 2016, di Pantai Sowan, Tuban. Iya, kamu nggak salah denger. Emang di Tuban, provinsi paling barat di Jawa Timur, berbatasan langsung dengan provinsi Jawa Tengah. Jauh kan? :)
Pas lagi materi, di villa :)
            Selain karena pengen refreshing (beda ama diklat-diklat lain yang cenderung memilih kota Malang, Pasuruan, Batu atau Mojokerto), juga karena pengen nyoba suasana baru (biasanya di dataran tinggi, sekarang di dataran rendah). Kapan lagi main ke pantai bareng-bareng? Pemandangannya bagus pula. Tapi, keistimewaan itu memiliki harga yang harus dibayar: perjalanannya jauh! Kira-kira, ada 4-5 jam yang harus kami tempuh untuk kesana, belum lagi kalau jalanan macet hehe.

Selasa, 25 Oktober 2016

Berkunjung ke Rumah Sakit dengan APS 2015

0 komentar
Jum’at lalu (21/10), aku dan 4 anak Airlangga Photography Society (APS) angkatan 2015 merencanakan ke rumah sakit buat menjenguk Mbak Dita, senior APS, yang habis kecelakaan. Udah merencanakan dari beberapa hari lalu dan sepakat berangkat Jum’at pagi. Namun, karena masih hari kuliah, maka yang bisa datang pun cuma sedikit.
Jam 10 pagi kami kumpul di Gazebo FIB. Aku langsung kesana setelah kelas Komunikasi Internasional, dan mendapati hanya ada Risca dan Maul. Ngobrol-ngobrol sejenak, lalu Yuka datang dan Maul pergi sebentar buat beli oleh-oleh buat Mbak Dita. Tak lama kemudian, giliran Derryl yang datang. Karena tak ada anak APS 2015 yang datang lagi, terpaksa hanya kami berlima yang berangkat.

Rabu, 19 Oktober 2016

Kisah Kami dari Lumer Cafe, Malam Itu...

0 komentar
Kisah ini merupakan sambungan dari artikel sebelumnya (klik DISINI). Nah, sore itu pas di sekre APS Unair, tim poin, anak magang dan anak-anak APS lain pada mau hunting dengan tema “long exposure” di Taman Apsari. Aku lagi males hunting, jadinya aku nungguin Esti dan Shella di sekre buat ketemuan dan cerita-cerita. Akhirnya, Esti datang dan aku teriak, “Haiiii” dengan heboh, membuat Fafa yang di dekatku kaget dan anak-anak magang menoleh ke arahku, wkwk.
Besties (love)
Esti baru saja dari rumah, langsung kemari. Kami memang sudah janjian dari beberapa minggu yang lalu untuk ketemu. Lebih tepatnya, sejak chat super panjang dan voice note setumpuk, di hari yang istimewa itu, hehe. Shella masih di perjalanan menuju sekre. Karena masih belum lengkap, dan di sekre masih banyak orang, jadi aku belum bisa cerita soal “hari itu”. Apalagi Fafa dengan wajah-wajah yang siap untuk menguping, malah bertanya langsung ke Esti, “Sopo seh? Sopo seh (anak yang disukai Nena)?”
Tapi tentu saja gak dijawab, haha.

Senin, 17 Oktober 2016

Workshop Fotografi di Pancious Ciputra World with Anak-anak APS Unair

0 komentar
It’s been a long time gak keluar sama anak-anak APS Unair. Keluar itu berarti ikutan acara eksternal APS ya, kalau kegiatan PUKM sama Magang mah nggak dihitung. Terakhir kali sih ikutan acara launching product Fuji di Diandra Convention, sekitar Maret 2016, dengan Rahma, Ronald dan Mas Adi. Nah sekarang, aku mau cerita soal going out dengan anak-anak APS Unair juga, ke Workshop Fotografi bersama @riomotret di Pancious Ciputra World.
@apsunair x @riomotret
            Jadi, ceritanya adalah Fafa sang admin Line@ APS Unair, mendapat undangan dari pihak Pancious untuk ikutan workshop tadi secara gratis. Maksimal anak yang diundang adalah 5 orang. Maka, Fafa langsung menyebarkan undangan ke grup APS Hore, lalu dengan cepat anak-anak mendaftar juga, termasuk aku. Dan pada akhirnya, dipilih dari yang paling cepat daftar, yakni Mas Nyono, Mbak Pipit, Fauzi (Ujik), aku dan Fafa sendiri. Workshopnya diadakan pada tanggal 15 Oktober 2016, jam 10:00-13:00 waktu setempat.

Rabu, 25 Mei 2016

Kantin FIB, Siang Itu....

0 komentar
Tadi siang (24/5), aku akhirnya ngumpul-ngumpul kembali with ma gurls, Esti dan Shella, teman dekatku dari angkatan 2015 Airlangga Photography Society (APS), di kantin Fakultas Ilmu Budaya (FIB). Kami bertemu setelah berbulan-bulan kami gak ngumpul bareng, hehe. Seneng banget bisa ngobrol bertiga lagi. Kami mulai dekat satu sama lain, semenjak malam tahun baru 2016, yang kami rayakan bersama anak APS lain di SC (baca: DISINI).
Celebrating New Years Eve with them
Pada awalnya sih, kami janjian ketemu, ngumpul dan makan bareng, hari Jum’at lalu. Berhubung waktu itu Shella mendadak ada rapat, akhirnya gak jadi, dan diganti hari Selasa (24/5) ini. Okelah, yang penting ngumpul. Dan, sebenarnya, aku gak sabar buat ngobrol soal “itu” ke mereka wkwk.

Jumat, 01 April 2016

Pesta UKM : A HAPPY TIME

0 komentar


This is could be the best moment I ever had. Mau tahu kenapa?
            Semua bermula dari ajakan Ketua APS (Airlangga Photography Society) yang baru, mas Adi, buat ikut di acara bernama Pesona Airlangga. Itu nama resmi dari acara yang akan ku datangi Rabu lalu (30/3). Dari poster viral-nya, menyebutkan bahwa acara itu bakal berisi dengan launching buku UKM (yang menceritakan tentang 36 UKM yang ada), pesta UKM (makan-makan bareng) dan diisi dengan banyak bintang tamu, baik dari internal (UKM-UKM itu sendiri yang perform) hingga eksternal (kayak ITS Jazz dan D’Kadoor). Diadakan di Student Center (SC) kesayangan.

            Wah, menarik dong. Apalagi, per UKM hanya diberi kuota 15 orang saja untuk dapat voucher makan, tapi siapapun boleh datang kemari sebenarnya. Selepas kuliah Penulisan Kreatif, aku langsung ke Student Center. Saat aku datang, panitianya lagi sibuk ngurusin ini-itu, penontonnya pun belum banyak, paling hanya di bawah lima puluh orang, yang duduk di tangga kecil lantai satu. Aku langsung naik ke atas, ke sekre kesayanganku (sekre APS) dan menemukan bahwa pintunya dikunci.

Kamis, 25 Februari 2016

Malam Tahun Baru dengan Keluarga Besar APS

0 komentar
Setiap tahun baru selalu ku habiskan dengan bersantai di rumah. Gabungan antara malas berhura-hura, berdesakan dengan lautan manusia yang tumpah ruah di jalanan, sebal mendengar letusan kembang api yang menggelegar atau knalpot yang cempreng-nya ngalahin simbal-nya marching band, malas memaksakan mata untuk terjaga hanya untuk menghitung mundur tahun, bikin resolusi tahunan (yang akhirnya toh gak dilaksanakan) dan sebagainya. Tidak ada kisah bila tahun baru harus ada seremonial yang harus ku lakukan seperti orang lain pada umumnya. Secara personal, aku tidak merayakan tahun baru-an karena ada idealisme yang harus ku jaga.      

            Tapi, beda ceritanya kalau esensi-nya berganti menjadi malam untuk menghabiskan waktu dengan orang-orang terdekatmu, seperti yang ku lakukan pada pergantian tahun 2016 lalu dengan keluarga besar Airlangga Photography Society (APS). Sehari sebelumnya, sudah ada pengumuman di grup APS Hore bahwa akan ada perayaan tahun baru dengan barbeque-an dan semua member, kalau ngga ada halangan, diminta datang. Meskipun saat itu lagi musim-musim UAS, tapi terjang aja deh!

Rabu, 13 Januari 2016

It's Time to DIKLAT!

0 komentar
Hi there, kembali lagi flashback, hehe, moga ga bosen ya!
          Kali ini aku akan bercerita tentang kisah dibalik DIKLAT APS (Airlangga Photography Society) angkatan 2015. Huah, finally kami sampai pada tahap ini, setelah berbulan-bulan berjuang, melewati langkah demi langkah yang panjang. Menanti-nanti dengan cemas. Menyisihkan ratusan orang yang juga ingin jadi anggota. Perjuangan tinggal selangkah lagi, setelah itu kami akan jadi anggota resmi.


‘Pasukan’ kami yang ikut diklat berjumlah 25 orang. Cukup sedikit. Padahal, ada sekitar 32 orang (kurang lebih) yang lolos tahap wawancara kemarin, tetapi yang possible ikut diklat hanya 25 orang saja. Sisanya? Beragam. Mulai dari ada praktikum (yang katanya ga bisa ditinggal), ada acara hingga ada anggota keluarga yang sakit. Sedihnya, kenapa semua itu harus berbenturan dengan waktu diklat. Dengan berat hati, mereka yang ga ikut diklat harus tertinggal :(
Diklat diadakan selama 3 hari 2 malam, 20-22 November 2015, berlokasi di Taman Dayu Pasuruan. Persepsi pertamaku ketika mendengar lokasi itu? Hmm, fancy! Pasti mewah, eksklusif, sangar, batinku *agak sok tau* *padahal belum pernah masuk ke dalam, cuma sering lewat depan Taman Dayu aja*
Oh ya, postingan ini bakal cukup panjang, akan kuceritakan semua mulai dari hari pertama hingga terakhir....jadi tegarkan hatimu kawan :D

Minggu, 03 Januari 2016

Magang APS (2) - Dari Hunting Sampai Bikin Pameran Sendiri

0 komentar
Hi luv.
Akan ku tuliskan ini sebelum aku lupa.
            Jauh sebelum aku dan 24 orang kawanku lolos dan resmi menjadi anggota Airlangga Photography Society (APS), kami harus melewati tahapan-tahapan dan medan yang cukup panjang dan melelahkan. Tahapan paling awal adalah mendaftarkan diri, PUKM (Pengenalan Unit Kegiatan Mahasiswa), magang, wawancara, baru diklat dan resmi menjadi anggota APS. Dan total semua rangkaian kegiatan itu....menghabiskan waktu sekitar 3 bulan, mulai dari September hingga November.
            Setelah kegiatan PUKM, kami, seratus orang lebih yang lolos dari PUKM melanjutkan ke tahap magang. Apa sih magang ini? Apa kita kerja trus dapat duit dari APS? Wah enak bener, tuh! *kemudian dikeroyok seluruh penghuni sekre* Ehm, konteks magang disini sih beda dengan yang kita pahami di luar.  Yang jelas, esensi dari magang adalah untuk mendekatkan diri pada calon anggota satu ke calon anggota lainnya. Kita semua datang dari seluruh penjuru UNAIR, dari berbagai macam jurusan dan berbagai semester *eh* *anak semester tiga curhat*. Jelas, kita belum kenal satu sama lain dengan baik, apalagi PUKM cuma kenal sama anggota kelompoknya doang, itu pun hanya dua hari saja kegiatannya. Waktu magang adalah dua minggu (30 September-14 Oktober 2015), dengan serangkaian kegiatan-kegiatan yang cukup padat, dirasa cukup untuk menumbuhkan kedekatan ke sesama anggota.

Senin, 28 Desember 2015

Closing Party Pameran Fotografi SEENOREATA : Lot of Fun!

0 komentar

 Rabu kemarin (23/12), aku menyempatkan bertandang ke pameran fotografi yang digagas oleh senior-seniorku di Airlangga Photography Society (APS) angkatan 2012-2014. SEENOREATA, nama pameran itu, dan mengambil konsep besar food photography. Bukan sembarang food photography, namun memiliki konsep khusus, tematik dan pengambilan gambarnya diambil di studio mini milik APS. Jelas berkonsep dan gak asal jepret. Pameran SEENOREATA sendiri diadakan di Gedung DKS, Balai Pemuda, selama kurun waktu lima hari (19-23 Desember 2015), mulai jam 15:00-21:00. Rabu ini adalah hari terakhir pameran dan rencananya akan ditutup dengan sajian yang berbeda dari biasanya.
            

Senin, 09 November 2015

Jadi Anak Magang APS 2015, Serasa Nemu Keluarga Baru

2 komentar

Lolos dari tahap PUKM APS (Airlangga Photography Society) 2015, aku dan seratus-an anak lainnya lanjut ke tahap magang. Bisa dibilang, tahap ini cukup menentukan apakah nanti kami, calon anggota, bisa diterima atau tidak menjadi anggota resmi APS. Tahap magang sendiri dilaksanakan mulai tanggal 31 September – 14 Oktober 2015. 2 minggu. Tahun lalu, 2014, magangnya lebih lama yakni selama 3 minggu.


            Konteks magang disini adalah calon anggota APS harus melakukan kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk menambah skill fotografi, juga sebagai penilaian apakah calon anggota ini punya kapasitas untuk jadi anggota resminya nanti. Apakah dia bakal jadi anggota yang aktif dan punya inovasi-inovasi untuk memajukan APS? Atau justru jadi pasif, menghilang dan jarang hadir? Perilaku-perilaku, ucapan dan bahkan nonverbal pun bisa dinilai oleh tim magang dan anggota APS lain sebagai juri! Disini, semua akumulasi tindakan verbal dan nonverbal kita akan dijadikan parameter untuk menentukan lanjut tidaknya calon anggota menjadi anggota resmi.

Kamis, 05 November 2015

PUKM Airlangga Photography Society (APS) 2015 : Ikut Lagi.....

0 komentar


Setahun berlalu semenjak aku gagal jadi anak APS (Airlangga Photography Society, UKM Seni Fotografi Universitas Airlangga) 2014. Kini, recruitmen calon anggota baru APS 2015 dibuka kembali. Info dan posternya ku dapat via LINE dari Fafa, yang dulunya adalah rekan satu tim dalam PUKM APS 2014 dan dia sudah jadi anggota resmi APS 2014. “Kali ini aku gak boleh gagal lagi,” batinku. “Let’s be serious!”
 

Goresan Pena Nena Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template