Rabu
kemarin (23/12), aku menyempatkan bertandang ke pameran fotografi yang digagas
oleh senior-seniorku di Airlangga Photography Society (APS) angkatan 2012-2014.
SEENOREATA, nama pameran itu, dan mengambil konsep besar food photography. Bukan sembarang food photography, namun memiliki konsep khusus, tematik dan pengambilan
gambarnya diambil di studio mini milik APS. Jelas berkonsep dan gak asal
jepret. Pameran SEENOREATA sendiri diadakan di Gedung DKS, Balai Pemuda, selama
kurun waktu lima hari (19-23 Desember 2015), mulai jam 15:00-21:00. Rabu ini
adalah hari terakhir pameran dan rencananya akan ditutup dengan sajian yang
berbeda dari biasanya.
Senin, 28 Desember 2015
Kamis, 19 November 2015
Konservasi Gunung Penanggungan (KGP) 2015 by Indonesian Eagle
SURABAYA - Agenda Konservasi Gunung Penanggungan (KGP) 2015
yang diinisiasi oleh Indonesian Eagle akan berlangsung tepat satu bulan lagi. Event ini mengambil lokasi di Puncak
Bayangan, Gunung Penanggungan, 19-20 Desember 2015 mendatang dan akan diisi
oleh kegiatan penanaman bibit pohon tahap dua. Penanaman bibit pohon tahap satu
sendiri telah dilaksanakan pada beberapa bulan sebelumnya dan kini sedang pada
tahap perawatan dan pemeliharaan.
KGP
2015 tidak hanya diisi oleh komunitas Indonesian Eagle saja, melainkan turut
menggandeng pula komunitas-komunitas dan organisasi lain yang ingin bergabung.
Sejauh ini, sudah ada belasan komunitas yang ikut serta dalam event KGP 2015 dan sisanya ada pula yang
mendaftar secara perseorangan (non-komunitas). Kuota pendaftar dalam event KGP 2015 ini dibatasi hanya
sebesar maksimal 250 orang saja.
Selasa, 17 November 2015
Arti Sampah Bagi Masyarakat Indonesia
Betapa tidak tahannya aku harus melihat
pemandangan yang sama setiap hari. Melangkah keluar rumah, ada bungkus snack berserakan.
Berkendara di jalan, ada plastik bertebaran di aspal. Menunggu lampu merah, ada
orang yang dengan ‘asyik’ nya membuang apapun dari jendela mobilnya, lalu
bergegas tancap gas begitu saja, tanpa merasa bersalah. Lewat pasar atau warung
pinggir sungai, eh penjualnya buang sampahnya begitu saja dan membuat sungai
terlihat menjijikkan. Lagi nongkrong bareng temen, eh buang puntung rokok
dimana-mana. Lagi nyantai di taman, eh ada keluarga yang piknik dan sisa
makanan dibiarkan tergeletak sembarangan. Gila. Semua dilakukan dalam satu
fase, hop! Lempar dan buang begitu saja dan selesai lah persoalan
mereka. Yang penting, sampah itu sudah tidak berada di tangan mereka lagi.
Masalah yang ditimbulkan nanti bukan urusan mereka.
Sungai di Tanah Merah,
Surabaya
Aku pernah mendengar quote dari seorang tokoh terkenal (yang
lagi-lagi, ku lupa namanya). Ia pernah berkata bahwa jika kau ingin melihat mentalitas masyarakat
suatu negeri, lihatlah dari cara mereka memperlakukan sampah. Bisa
dilihat dengan nyata, orang kita (Indonesia) kebanyakan sangat tidak
bertanggung jawab soal sampah. Aku menemukan pola atas problem sosial yang
sudah mengakar ini.
Jumat, 13 November 2015
Akhirnya LULUS Ujian SIM C!!!
Sabtu pagi (7/11) kemarin, aku memutuskan untuk
balik ke Satpas Colombo buat ngulang ujian praktek yang ke-tiga kalinya. Mager banget aslinya, apalagi abis baca
di random blog kalau yang ngurus SIM di hari sabtu jumlahnya lebih membludak
dibanding hari biasa. Huah. Tapi aku harus tetep berangkat. Udah satu bulan
lebih ditunda, men!
Jadi, aku
berangkat.
Langganan:
Komentar (Atom)



